HOTLINE (0334) 892199

Mengenal Bank Perkreditan Rakyat (BPR)

Kamis 23 Maret 2017
Menurut definisi, Bank Perkreditan Rakyat (BPR) merupakan lembaga keuangan bank yang menerima simpanan hanya dalam bentuk deposito berjangka, tabungan, dan/atau bentuk lainnya yang disamakan dan menyalurkan dana sebagai usaha BPR.
 
Status BPR diberikan kepada lembaga keuangan yang disamakan berdasarkan UU Perbankan Nomor 7 Tahun 1992 dengan memenuhi persyaratan tata cara yang ditetapkan dengan Peraturan Pemerintah.
 
Karena tujuannya adalah untuk membantu pemodalan atau penyaluran dana bagi usaha mikro dan kecil menengah (UMKM), umumnya status BPR dapat diberikan pada lembaga-lembaga dengan lokasi yang dekat dengan masyarakat kecil yang membutuhkan.
 
Beberapa contoh usaha yang dilakukan oleh BPR antara lain adalah:
  1. Menghimpun dana masyarakat dalam bentuk simpanan (contohnya: deposito berjangka, tabungan, dan/atau bentuk lainnya yang disamakan dengan itu).
  2. Memberikan produk pinjaman atau kredit.
  3. Menyediakan pemodalan bagi nasabah berdasarkan prinsip bagi hasil sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan dalam Peraturan Pemerintah.
  4. Menempatkan dananya dalam bentuk Sertifikat Bank Indonesia (SBI), deposito berjangka, sertifikat deposito, dan/atau tabungan pada bank lain. Keterangan: SBI adalah sertifikat yang ditawarkan Bank Indonesia kepada BPR apabila BPR mengalami over liquidity atau kelebihan likuiditas.
Setelah Anda mengenal BPR dengan singkat, maka kini Anda dapat mengetahui cara pinjam uang di BPR termasuk kelebihannya. 

BERITA LAINNYA

Selasa 28 November 2017

Kelebihan Bank Perkreditan Rakyat (BPR)